MANOKWARI – Di bawah langit Manokwari yang teduh dalam khidmatnya ibadah puasa, sebuah aksi nyata penuh makna terukir di halaman Pondok Pesantren Hidayatullah. Bukan sekadar merayakan Hari Bakti Perbendaharaan ke-22, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua Barat memilih untuk menanam "harapan" dan kasih sayang bagi para santri pada Jumat (27/2/2026).
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari rangkaian Anjangsana Ramadan, sebuah momen silaturahmi yang menghangatkan suasana di tengah bulan suci.
Kepala Kanwil DJPb Papua Barat, Moch. Abdul Kobir, dalam sambutannya menekankan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk menanam kebaikan karena janji Allah SWT mengenai pahala yang berlipat ganda. Beliau mengutip untaian hikmah dari Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 261.
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Inilah momentum kita untuk berbagi, di mana kebaikan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT hingga 700 kali lipat," ujar Abdul Kobir dengan penuh khidmat.
Beliau menambahkan bahwa pemilihan pohon buah memiliki tujuan jangka panjang. Selain menghijaukan bumi, hasilnya kelak diharapkan dapat dinikmati langsung oleh para santri.
"Kami berharap pohon ini tumbuh subur hingga berbuah. Ini adalah bentuk amal jariah yang InsyaAllah kebaikannya akan terus mengalir selama pohon ini memberikan manfaat," imbuhnya.
Aksi penanaman pohon dilakukan secara langsung di halaman pesantren oleh Kepala Kanwil DJPb bersama para karyawan, didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah Manokwari, Ustadz Ahmad Taufik, beserta pengurus yayasan.
Ustadz Ahmad Taufik menyampaikan apresiasi mendalam atas program ini. Baginya, kehadiran jajaran DJPb Papua Barat memberikan kekuatan moral bagi keluarga besar pesantren.
"Kami sangat bersyukur. Melalui silaturahmi ini, para santri merasa tidak sendirian karena mendapat dukungan dari semua pihak. Kami berharap kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi berkah bagi kita semua," tutur Ustadz Ahmad Taufik.
Peringatan Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 tahun ini menjadi bukti bahwa peran insan perbendaharaan melampaui tugas-tugas administratif keuangan negara. Lewat rimbunnya dedaunan yang mulai disemai di Ponpes Hidayatullah, DJPb Papua Barat hadir memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat Bumi Kasuari.
Reporter : Miftahuddin


