TELUK BINTUNI – Pondok Pesantren Hidayatullah Teluk Bintuni mulai melakukan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam di lingkungan pesantren.
Pada Ahad (15/2/2026), sejumlah pengasuh dan santri terjun langsung membersihkan area kolam yang terletak di kawasan pesantren, Desa Banjar Ausoy SP. 4, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni.
Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan gulma, pengangkatan sampah plastik, dan pengerukan sedimen lumpur agar kondisi air kembali stabil.
Langkah ini merupakan tahap awal dari rencana besar pesantren untuk meluncurkan program budidaya ikan air tawar.
Pimpinan Pesantren Hidayatullah Teluk Bintuni, Ust. Ahmad Arifuddin, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan untuk kolam ikan ini bukan sekadar untuk mengisi kekosongan lahan, melainkan bagian dari kurikulum kemandirian bagi para santri.
"Kami melihat potensi air dan lahan di sini sangat mendukung untuk budidaya ikan air tawar. Ini adalah peluang besar bagi pesantren untuk mandiri secara pangan, sekaligus menjadi sarana edukasi kewirausahaan bagi para santri agar memiliki keahlian praktis saat terjun ke masyarakat nanti," ujar Ust. Ahmad di sela-sela kegiatan.
Rencana program budidaya ini juga selaras dengan potensi daerah Kabupaten Teluk Bintuni yang kaya akan sumber daya air. Dengan jenis ikan seperti nila atau lele, pesantren berharap hasilnya nanti dapat memenuhi kebutuhan konsumsi internal pondok dan memberikan kontribusi bagi ketersediaan pangan di wilayah Distrik Manimeri.
Kondisi kolam yang kini mulai tampak bersih diharapkan bisa segera memasuki tahap penebaran bibit dalam waktu dekat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam aksi pembersihan ini menjadi cerminan tekad Pesantren Hidayatullah Teluk Bintuni untuk terus berinovasi demi kemaslahatan umat dan kemandirian lembaga.
Reporter : Miftahuddin


